Our Love Story
Dunia anak remaja selalu penuh dengan riuh dan tawa yang sederhana. Di tahun 2014, saat seragam putih-biru masih melekat di pundak, takdir menempatkan kami di bawah atap kelas yang sama. Duduk sebagai siswa kelas 2 SMP, kami memulai semuanya tanpa rencana apa pun. Awalnya hanya sebatas teman cerita. Berbagi kisah-kisah kecil sepulang sekolah, mendengarkan keluh kesah, hingga perlahan tumbuh menjadi sepasang sahabat yang saling mengerti celah masing-masing. Namun, waktu selalu punya cara yang ajaib untuk menumbuhkan rasa. Tepat pada tanggal 15 April 2014, sebuah babak baru dimulai. Kami memilih untuk saling menggenggam tangan, berkomitmen dalam sebuah ikatan sederhana yang tulus.
Banyak orang bilang, cinta monyet di masa sekolah akan menguap seiring berjalannya waktu. Namun bagi kami, cinta adalah tentang bertumbuh bersama. Kami melewati fase pendewasaan, melintasi belasan tahun perubahan zaman, dan menyaksikan satu sama lain berubah dari remaja hingga menjadi manusia dewasa seutuhnya.
Dua belas tahun bukanlah waktu yang sebentar. Di dalamnya ada sabar yang tak bertepi, penerimaan atas segala ego, dan doa-doa yang terus dipupuk. Dan kini, di bulan Juni 2026, takdir membawa perjalanan panjang ini menuju muara terbaiknya. Janji yang dimulai di bangku sekolah belasan tahun lalu, akhirnya genap dan utuh dalam sebuah ikatan suci pernikahan.
Memuat ucapan...